GLOSARIUM
TEKNIK INDUSTRI
Kamus istilah teknik industri dari PT Jabbara Teknik Industri — definisi dan penjelasan terminologi engineering, machining, fabrikasi, otomasi, dan foundry untuk referensi industri manufaktur.
Automation
HMI (Human-Machine Interface)
Antarmuka Manusia-Mesin — perangkat (layar sentuh, panel operator, software) yang memungkinkan operator berinteraksi dengan sistem otomasi industri. HMI menampilkan status proses, alarm, data produksi, dan memungkinkan operator melakukan input perintah ke sistem. Digunakan bersama PLC dan SCADA dalam sistem otomasi pabrik.
Lihat juga: PLC, SCADA, Industrial Automation
PLC (Programmable Logic Controller)
Kontroler Logika Terprogram — komputer industri yang dirancang khusus untuk mengotomasi proses dan mesin. PLC membaca input dari sensor/switch, mengeksekusi program logika kontrol, dan mengirim output ke aktuator/motor/valve. PLC tersedia dalam berbagai platform: Siemens S7, Mitsubishi MELSEC, Omron Sysmac, Allen-Bradley, dll. PLC adalah komponen inti dalam sistem otomasi pabrik modern.
Lihat juga: HMI, SCADA, Industrial Automation
SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition)
Sistem pengawasan, kontrol, dan akuisisi data — platform software industri yang mengumpulkan data real-time dari berbagai PLC dan perangkat di lapangan, menampilkannya dalam antarmuka grafis terpusat (HMI), menyimpan data historis, dan memungkinkan operator memantau serta mengontrol seluruh proses dari satu pusat kendali.
Lihat juga: PLC, HMI, Industrial Automation
Servo Motor
Motor listrik presisi tinggi yang menggunakan feedback (encoder) untuk mengontrol posisi, kecepatan, dan torsi secara akurat. Servo motor digunakan dalam mesin CNC, robot industri, mesin injection molding, dan berbagai mesin produksi otomatis yang membutuhkan gerakan presisi. Bekerja berpasangan dengan Servo Drive yang memproses sinyal feedback dan mengatur arus motor.
Lihat juga: Servo Drive, VFD, Industrial Automation
Servo Drive
Amplifier daya yang mengontrol Servo Motor dengan mengatur arus, tegangan, dan frekuensi berdasarkan sinyal perintah dari kontroler (PLC/CNC) dan feedback dari encoder motor. Servo Drive memungkinkan kontrol loop tertutup yang presisi untuk posisi, kecepatan, dan torsi motor. Brand populer: Panasonic MINAS, Mitsubishi MELSERVO, Siemens SINAMICS.
Lihat juga: Servo Motor, PLC, Industrial Automation
Die Casting
Slit & GH Vent
Sistem ventilasi industri yang dipasang pada area produksi die casting untuk mengontrol sirkulasi udara dan suhu lingkungan kerja. Slit vent adalah celah ventilasi sempit yang memungkinkan aliran udara terarah. GH Vent adalah ventilasi atap (gable-head vent) untuk pengeluaran panas dan uap dari area produksi. Instalasi sistem ini penting untuk menjaga stabilitas suhu, performa mesin, dan keselamatan operator.
Lihat juga: Die Casting, Support Die Casting
Electrical
Control Panel
Panel kontrol industri adalah lemari atau enclosure yang berisi komponen kelistrikan — circuit breaker, kontaktor, relay, PLC, HMI, terminal, dan komponen lain — yang berfungsi untuk mengontrol, melindungi, dan mendistribusikan daya listrik ke peralatan industri. Jenis panel: MCC, MDP, SDP, panel VFD, panel PLC, panel automation. PT Jabbara Teknik Industri menyediakan layanan perancangan dan perakitan control panel industri.
Lihat juga: MCC, VFD, PLC, MDP, SDP
MCC (Motor Control Center)
Motor Control Center — panel listrik terpusat yang berisi kelompok unit starter motor yang mengontrol dan melindungi motor-motor listrik dalam satu instalasi. MCC memudahkan kontrol dan monitoring status motor dari satu titik, meningkatkan keselamatan dan efisiensi pemeliharaan. Komponen MCC: circuit breaker, kontaktor, overload relay, dan berbagai proteksi motor.
Lihat juga: Control Panel, VFD, Electrical Engineering
VFD (Variable Frequency Drive)
Variable Frequency Drive (juga disebut inverter atau AC drive) — perangkat elektronik daya yang mengontrol kecepatan dan torsi motor AC induksi dengan mengubah frekuensi dan tegangan suplai. VFD memungkinkan motor beroperasi pada kecepatan variabel, menghemat energi listrik signifikan (sampai 50% pada aplikasi pompa dan fan), dan meningkatkan kontrol proses. Digunakan luas pada pompa, conveyor, fan, kompresor.
Lihat juga: MCC, Control Panel, Electrical Engineering
Fabrication
MIG Welding (GMAW)
Metal Inert Gas Welding (juga disebut GMAW — Gas Metal Arc Welding) — proses pengelasan busur listrik menggunakan kawat las (wire electrode) yang diumpankan secara kontinu dan gas pelindung (argon, CO2, atau campurannya). MIG welding populer untuk fabrikasi baja karbon dan stainless steel karena kecepatan tinggi dan kemudahan penggunaan.
Lihat juga: TIG Welding, SAW, Fabrication
SAW (Submerged Arc Welding)
Submerged Arc Welding — proses pengelasan dimana busur las terbentuk di bawah lapisan fluks granular, melindungi logam las dari kontaminasi udara. SAW menghasilkan sambungan las berkualitas tinggi dengan penetrasi dalam dan efisiensi pengisian tinggi. Digunakan untuk pengelasan pelat tebal dalam fabrikasi tangki, vessel bertekanan, dan konstruksi baja berat.
Lihat juga: MIG Welding, TIG Welding, Fabrication
TIG Welding (GTAW)
Tungsten Inert Gas Welding (GTAW — Gas Tungsten Arc Welding) — proses pengelasan presisi menggunakan elektroda tungsten non-consumable dan gas inert (argon) sebagai pelindung. TIG welding menghasilkan sambungan las berkualitas tinggi, halus, dan minim percikan. Digunakan untuk material tipis, stainless steel, aluminium, dan aplikasi yang menuntut estetika las tinggi.
Lihat juga: MIG Welding, SAW, Fabrication
Welding (Pengelasan)
Proses penyambungan material logam (atau termoplastik) dengan cara melelehkan area sambungan menggunakan panas tinggi dari busur listrik, laser, gas, atau metode lain. Logam cair dari kedua material menyatu dan membeku membentuk sambungan yang kuat secara metalurgi. Metode pengelasan utama dalam fabrikasi industri: MIG (GMAW), TIG (GTAW), SAW, SMAW (stick welding), dan spot welding.
Lihat juga: MIG Welding, TIG Welding, SAW, Fabrication
Fluid Systems
Strainer
Saringan inline — komponen yang dipasang pada jalur pipa aliran fluida untuk menyaring partikel padat atau kotoran sebelum masuk ke pompa, valve, atau peralatan proses sensitif. Strainer melindungi peralatan dari kerusakan akibat kontaminan, menjaga kelancaran aliran, dan meningkatkan umur pakai sistem perpipaan. Tersedia dalam berbagai tipe: Y-strainer, basket strainer, duplex strainer.
Lihat juga: Industrial Piping, Support Die Casting
Foundry
Aluminium Melting Furnace
Tungku peleburan aluminium — peralatan industri yang digunakan untuk melelehkan paduan aluminium (aluminium alloy) pada suhu di atas titik lelehnya (660°C). Digunakan dalam industri die casting dan pengecoran logam untuk menghasilkan aluminium cair yang kemudian dicetak menjadi komponen. PT Jabbara Teknik Industri memiliki spesialisasi dalam desain, fabrikasi, dan instalasi aluminium melting furnace.
Lihat juga: Refractory, Die Casting, Casting
Die Casting
Proses pengecoran logam dengan cara menyuntikkan logam cair (aluminium, zinc, magnesium) ke dalam cetakan baja (die) dengan tekanan tinggi. Menghasilkan komponen logam dengan presisi dimensi tinggi, permukaan halus, dan dinding tipis. Die casting banyak digunakan dalam industri otomotif untuk komponen mesin, transmisi, dan bodi kendaraan.
Lihat juga: Aluminium Melting Furnace, Casting, Slit & GH Vent
Refractory
Material tahan panas (refraktori) — material yang mampu menahan suhu sangat tinggi tanpa kehilangan integritas struktural. Digunakan sebagai lapisan dalam tungku peleburan, kiln, dan peralatan proses suhu tinggi lainnya. Jenis refractory: castable refractory (cor), refractory brick (bata tahan api), ceramic fiber, dan monolithics. Dalam industri aluminium, refractory melindungi struktur furnace dari aluminium cair dan suhu operasi di atas 700°C.
Lihat juga: Aluminium Melting Furnace, Casting
Machining
CNC (Computer Numerical Control)
Sistem kontrol mesin perkakas menggunakan komputer untuk mengotomasi proses machining berdasarkan program numerik (G-code). Mesin CNC memungkinkan produksi komponen dengan presisi tinggi, repeatability sempurna, dan kecepatan lebih tinggi dibanding machining manual. Digunakan dalam mesin bubut (CNC turning), mesin frais (CNC milling), mesin bor, dan pusat pemesinan (machining center).
Lihat juga: Machining, Turning, Milling
Machining / Finishing
Deburring
Proses menghilangkan burr — sisa material tajam atau tonjolan kecil yang terbentuk pada sisi potong komponen akibat proses machining, stamping, atau casting. Deburring penting untuk keselamatan kerja, kualitas perakitan, dan kinerja komponen. Metode deburring mencakup manual (scraping, filing), mekanis (tumbling, brushing), termal, dan elektrokimia.
Lihat juga: Machining, Casting, Finishing
Mechanical
Industrial Piping
Sistem perpipaan industri untuk distribusi fluida (air, uap, udara bertekanan, minyak hidraulik, bahan kimia) di dalam fasilitas industri. Mencakup seleksi material pipa (carbon steel, stainless steel, HDPE), fitting (elbow, tee, reducer), valve, dan support. Instalasi perpipaan industri harus memenuhi standar teknis dan keselamatan sesuai regulasi yang berlaku.
Lihat juga: Mechanical Engineering, Fabrication